20 Objek Wisata di Aceh yang Wajib Kamu Kunjungi Sangat Mempesona!

Apa yang terbayang di benak anda ketika mendengar nama Aceh? Kota Serambi Mekkah ini merupakan provinsi paling Barat Indonesia dan paling utara di pulau Sumatera. Provinsi Aceh memiliki banyak sekali potensi, dari potensi alam, wisata, budaya, sumber daya manusia sampai sejarahnya yang sangat panjang dan brilian.

Dahulunya Aceh merupakan sebuah Negara sendiri yang bergabung dengan kesultanan Turki Ustmani, dan hingga kini masih terjalin kedekatan antara kedua wilayah ini. Provinsi dengan jumlah penduduk 4,5 juta jiwa ini memiliki banyak sekali pantai yang indah. Peristiwa yang dahsyat pernah terjadi di Aceh, yaitu Tsunami pada 2004 lalu. Nah, anda bisa melihat museum tsunami yang kini menjadi salah satu tempat wisata di Aceh yang ramai dikunjungi.

Selain Museum tsunami, masih ada banyak sekali tempat wisata di Aceh yang menarik untuk kita explore. Ada banyak pantai yang indah, air terjun yang asri, tempat untuk diving yang tidak kalah dengan Indonesia Timur, dan masih banyak lagi tempat wisata di Aceh yang tidak boleh kita lewatkan saat liburan tiba.

Tempat Wisata di Aceh yang Sayang untuk Dilewatkan

Berikut ini mlzbgt rangkum beberapa tempat wisata di Aceh yang kami rekomendasikan untuk anda kunjungi saat liburan ke wilayah yang memiliki otonomi khusus ini:

1. Museum Tsunami

Tempat wisata di Aceh yang pertama adalah Museum Tsunami yang menjadi tempat untuk mengenang peristiwa yang memilukan pada 2004 silam. Ratusan ribu orang tewas dan hilang, rumah porak-poranda, bangunan sekolah dan fasilitas umum rusak. Betapa peristiwa ini sangat memilukan bukan hanya bagi Indonesia, tapi bagi muslim sedunia.


Untuk anda yang mau berkunjung ke museum ini silahkan datang aja ke Jalan Sultan Iskandar Muda No. 3, Sukaramai, Baiturrahman, Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh 23243.

Berikut ini adalah beberapa ruangan yang akan dilalui ketika berada di Museum Tsunami Aceh :

  • Lorong tsunami. Fasilitas pertama yang bisa anda lihat adalah lorong tsunami dimana di lorong tersebut anda bisa mendengar suara gemuruh air dan kucuran air yang mengingatkan tentang datangnya tsunami kala itu. Cahaya di lorong museum tsunami remang dan juga gelap, lorong itu juga sembab. Lorong itu disebut dengan space of fear yang menggambarkan ketakutan dari masyarakat Aceh ketika tsunami datang.
  • Ruang kenangan. Ruangan yang kedua adalah ruangan kenangan yang penuh dengan memori, disini ada 26 monitor yang menjadi lambang bahwa kejadian tsunami itu terjadi pada tanggal 26 Desember 2004. Setiap monitor akan menampilkan foto dan gambar orang yang menjadi korban dari tsunami. Tampilan dan gambar tersebut akan disajikan di dalam monitor dalam bentuk slide.
  • Sumur doa. Anda juga bisa melihat sumur doa yang memiliki bentuk silinder dan cahayanya remang. Tinggi dari ruangan itu 30 meter dan ada 2 ribu lebih nama yang menjadi korban dari bencana tsunami. Nama itu tertulis dan tertera dalam setiap dinding sumur doa tersebut. Filosofi dari ruang ini adalah kuburan masal yang ada setelah tsunami. Pengunjung yang masuk ke ruangan ini dianjurkan untuk berdoa sesuai dengan agama yang dianutnya.
  • Lorong cerobong. Setelah melihat-lihat sumur doa, kita bisa melihat lorong cerobong yang didesain dengan lantai yang berkelok-kelok dan lantai yang tidak rata. Arti dari desain ini adalah menggambarkan ketakutan, kebingungan dan keputus asaan yang dialami oleh masyarakat Aceh setelah tsunami melanda. Masyarakat banyak yang bingung dengan arah yang akan diambilnya, kebingungan ketika mencari beberapa sanak saudara yang hilang, kebingungan karena kehilangan berbagai macam harta benda yang dimilikinya. Ruangan ini juga didominasi oleh lorong gelap yang nantinya akan membawa pengunjung menuju ke cahaya alami yang memiliki filosofi berupa harapan dalam kehidupannya.
  • Jembatan harapan. Nah, setelah melewati semua itu, ada sebuah ruangan yang dinamai jembatan harapan. Disini anda bisa melihat tegaknya 54 bendera dari 54 negara yang ikut bersosialisasi dalam membantu masyarakat Aceh yang terkena tsunami. Di beberapa bendera yang ada di sana bertuliskan dengan kata “Damai” dimana ditulis berdasarkan dengan bahasa negara masing-masing. Kata damai itu merupakan refleksi dari perdamaian dari Aceh dari berbagai macam peperangan dan konflik yang terjadi sebelum tsunami menerjang. Adanya bencana gempa dan juga tsunami yang terjadi di Aceh dunia bisa melihat secara langsung bagaimana kondisi Aceh saat itu dan negara itu membantu mewujudkan perdamaian yang ada di Aceh. Mereka juga turut serta dalam membangun kembali kota Aceh setelah bencana tsunami terjadi.

Bagaimana? Anda tertarik untuk menyambangi museum tsunami ini? Museum tsunami ini harus masuk dalam daftar tempat wisata di Aceh yang akan dikunjungi saat liburan kesini.

2.  Pantai Iboih

Selain musium tsunami, anda juga bisa mengunjungi pantai Iboih yang keindahannya sangat fenomenal. Bahkan pantai Iboih ini merupakan pantai yang paling indah di Aceh.


Keindahan pantai ini berupa pasir pantainya yang putih dan halus serta air pantai Iboih berwarna hijau Toska atau biru cerah, sangat menyenangkan bila bisa berlama-lama di pantai ini.

Pantai yang sangat indah bak ‘syurga’ ini sangat cocok untuk dikunjungi oleh pasangan pengantin baru untuk berbulan madu. Suasana yang tenang dan asri membuat hati kita menjadi tentram. Dunia akan serasa milik kita berdua.

Anda juga bisa menikmati keindahan biota laut di Pantai ini. Aktivitas snorkeling dan diving bisa anda lakukan disini, bahkan tanpa diving pun anda sudah bisa menikmati keindahan bawah laut pantai ini, karena memang airnya yang sangat bening.

Dijamin anda akan betah berlama-lama di pantai ini. Pantai Iboih terletak di tepi barat Pulau Weh. Tepatnya di Desa Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Sabang, Provinsi Banda Aceh.

3. Pulau Rubiah

Tempat wisata di Aceh selanjutnya adalah Pulau Rubiah yang lebih tepatnya terletak di Sabang, di sebelah barat laut Pulau Weh. Pulau ini dinamai Pulau Rubiah ini didasarkan pada nisan yang ada di pulau ini. Di Pulau ini anda bisa melakukan aktivitas diving dan snorkeling seru disini. Keindahan bawah laut pulau Rubiah ini sangat menakjubkan, dimana terdapat 14 dari 15 biota laut yang saat ini dilindungi di Indonesia.


4. Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman menjadi tempat wisata di Aceh selanjutnya. Masjid yang sudah mulai dibangun sejak 1612 ini menjadi destinasi wisata religi yang tidak boleh anda lewatkan.


Masjid ini ketika peristiwa tsunami yang lalu menjadi salah tempat masyarakat untuk berlindung. Masjid yang sangat bersejarah bagi masyarakat Aceh ini dibangun oleh Sultan Aceh kala itu yaitu Sultan Iskandar Muda. P

Kini masjid Raya Baiturrahman ini menjadi ikonnya wisata kota Aceh. Bangunan utama masjid ini berwarna putih dengan kubah berwarna hitam. Bangunan utama masjid itu akan dikelilingi oleh tujuh menara yang juga memiliki kubah hitam di atasnya. Adanya kolam besar disertai dengan pancuran air di depan masjid bisa menambahkan kesan akan kemegahan dari masjid ini.

5. Air Terjun Suhom

Air terjun suhom menjadi tempat wisata di Aceh berikutnya. Air terjun ini terletak di  di Desa Suhom, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Propinsi Nanggro Aceh Darussalam.


Memang, untuk mencapai air tejrun ini membutuhkan perjuangan ekstra yang tidak mudah, karena kita harus menempuh jalan menanjak dan menurun. Di sepanjang perjalanan menuju air terjun pengunjung akan melihat pegunungan bernama Paro dan Kulu.

Namun tenang, setelah sampai ke air terjun ini semau akan terbayar lunas, rasa penat seketika akan hilang begitu kita menceburkan tubuh kita air terjun yang lebih mirip dengan kolam renang pribadi ini.

6. Air Terjun Blang Kolam

Air terjun Blang kolam menjadi tempat wisata di Aceh yang pertama berupa air terjun. Air terjun Blang kolam terletak di desa sidomulyo, nisam antara,Kecamatan Kuta Makmur, kabupaten aceh utara, Aceh. Untuk menempuh lokasi wisata ini diperlukan waktu kurang lebih 30 menit dari ibukota Aceh.



Air  terjun ini harus masuk dalam daftar tempat wisata di Aceh yang akan anda kunjungi. Tempatnya yang masih asri dan terjaga dengan baik pasti akan membuat tenteram perasaan kita.

Air terjun ini juga disebut air terjun kembar karena terdapat dua aliran air terjun. Air terjun Blang kolam ini memiliki tinggi kira-kira 75 km. 

Keunikan dari tempat wisata ini adalah pengunjung bisa menikmati keindahan alam sekitar dengan cara berkemah. Namun bagi wisatawan yang ingin berkemah sebaiknya meminta izin terlebih dahulu kepada pengelola wisata dan juga membayar biaya sekitar 5 ribu per orangnya.

7. Danau Laut Tawar

Tempat wisata di Aceh selanjutnya adalah danau laut tawar yang letaknya ada di Dataran Tinggi Gayo kabupaten Aceh Tengah. Sebelah barat dari pantai ini adalah kota Takengon, kota Takengon merupakan ibukota dari Aceh Tengah.


Danau dengan luas sekitar  5.472 hektar dan panjangnya mencapai hingga 3.219 km ini menjadi salah satu destinasi wisata di Aceh yang sayang untuk dilewatkan.

Wisatawan bisa melihat danau ini dari Dataran Tinggi Gayo, dari dataran tinggi itu bisa terlihat betapa luasnya danau tersebut. Dengan pemandangan yang cukup indah, dirasa pengunjung tidak akan kecewa untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau bila di lihat dari ketinggian yang cukup menakjubkan.

8. Pantai Lhoknga

Pantai Lhoknga menjadi tempat wisata di Aceh selanjutnya yang tidak boleh anda lewatkan. Pantai ini memiliki pemandangan yang indah, air yang bening serta pasir pantai yang putih bersih.


Pantai ini cukup dekat dengan kota Banda Aceh, dengan hanya menempuh jarak sekitar 20 km kita bisa mencapai pantai ini dari Kota Banda Aceh. Yang menarik dari pantai ini adalah air pantainya yang berwarna biru dan berwarna hijau toska.

Pantai Lhoknga memiliki bibir pantai yang cukup landai sehingga bisa dijadikan tempat untuk melakukan berbagai olahraga pantai ataupun bermain pasir sepuasnya. Dan lagi, wisatawan yang datang juga berselancar di pantai ini karena ombak di pantai ini cukup menantang, bisa mencapai 1,5 – 2 meter.

Menjelang sore anda bisa melihat pemandangan Pantai Lhoknga yang indah. Ada sunset yang indah dan bisa dilihat di pantai ini. Karena keindahan sunsetnya tidak jarang saat sore hari pantai ini selalu ramai oleh pengunjung.

9. Rumah Cut Nyak Dien

Rumah cut nyak dien bisa anda jadikan sebagai destinasi wisata sejarah di Aceh, apalagi kalau anda liburan bersama anak-anak, mengenalkan sosok pahlawan sangat penting agar tumbuh rasa cinta terhadap perjuangan pahlawan dan bangsa.


Cut nyak dien sangat terkenal sebagai salah satu pahlawan wanita yang berjuang melawan penjajah Belanda di bumi serambi mekkah.

Di Museum ini wisatawan bisa melihat arsip-arsip perjuangan beliau dalam perjuangannya mengusir penjajah Belanda. Namun sayangnya rumah tersebut hanya replika karena rumah aslinya telah terbakar di tahun 1896. Ada bagian yang masih asli diantaranya adalah sumur tinggi dimana bibir sumur itu bisa sampai ke lantai dua Rumah Cut Nyak Dien. Meski hanya replika anda akan tetap menemukan nilai positif saat berada di tempat ini.

Alamat: Desa Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

10. Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan

Tempat wisata di Aceh selanjutnya cukup menarik untuk kita sambangi, yaitu berupa taman hutan raya. Nama Taman hutan Raya Pocut Meurah Intan sendiri merupakan nama dari seorang bangsawan wanita keturunan Kesultanan Aceh dan dikenal sebagai pejuang yang berani melawan Belanda.


11. Tugu Nol Kilometer

Tugu Nol Kilometer menjadi salah satu tempat wisata di Aceh yang tidak boleh anda lewatkan. Biasanya mereka yang berkunjung ke Aceh menyempatkan untuk selfie-selfie di tugu ini sebagai kenang-kenangan bahwa mereka sudah menginjak titik nol Indonesia.


jadi, kurang lengkap rasanya kalau liburan ke Aceh tapi belum selfie di dengan background tugu ini. Lokasi tugu berada di Desa Iboih Ujong Ba’u, Kec. Sukakarya, Kota Sabang, Pulau Weh, Aceh.

Jarak antara tugu nol kilometer dan Kota Sabang adalah sekitar 29 km dan membutuhkan waktu kurang lebih 55 menit dengan menggunakan kendaraan motor.

Siapkan pose terbaik anda di titik ini. 😀

12. Air Terjun Kuta Malaka

Air terjun kuta malaka menjadi tempat wisata di Aceh yang bisa anda kunjungi selanjutnya. Air terjun ini terletak di Desa Samahani. Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar.


Dari kota Banda Aceh kita hanya menempuh perjalanan selama  20 menit untuk bisa mencapai Desa Samahani. Meski begitu, wisatawan yang ingin pergi ke air terjun ini membutuhkan waktu beberapa jam dikarenakan letaknya di bukit nan tinggi.

Air terjun ini terletak di ketinggian 600 mdpl dan juga bertingkat. Tingkatan tinggi dari air terjun ini bisa mencapai 17 tingkat pada ketinggian yang berbeda-beda. Agar bisa sampai ke lokasi ini, pengunjung harus menempuh medan yang terjal dan harus ekstra hati-hati dalam mendaki bukit dimana air terjun ini berada.

13. Pulau Batee

Pulau Batee menjadi tempat wisata di Aceh berikutnya yang bisa anda kunjungi. Lokasi pulau ini ada di  Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Banda Aceh.


Untuk mencapai pulau nan eksotis ini wisatawan mesti menggunakan kapal boat untuk menyebrangi laut dengan estimasi waktu tempuh skeitar 20 menit dari pusat kota Banda Aceh.

Pulau nan cantik ini selalu dipadati oleh wisatawan yang berlibur pada weekend atau saat musim liburan tiba. Karena memang pulau ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk berlibur, dengan ombak yang tenang, keadaan pantainya pun cukup landai, sehingga sangat cocok jika kamu pergi ke sini bersama keluarga maupun pasangan tercinta.

14. Pulau Keluang

Selain pulau Batee, pulau Keluang juga bisa anda jadikan sebagai tempat wisata di Aceh untuk menghabiskan waktu romantis bersama pasangan tercinta.


Pulau ini sendiri lokasinya ada di Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Banda Aceh. Pulau yang tidak kalah eksotis dengan pulau Batee ini juga menawarkan liburan seru di pantainya yang berpasir putih, batu-batuan besar yang tersusun rapi di tepi pantai, serta hijaunya pepohonan yang banyak tumbuh di sekitar lokasi.

Selain itu, di sekitaran pulau ini juga ada terdapat pulau lain yang tak kalah kecenya. Namanya Pulau Sudheun. Untuk mencapai lokasi ini, pertama-tama kamu harus melajukan kendaraanmu menuju Jalan Lintas Banda Aceh – Geurutee. Selanjutnya, kamu bisa melanjutkan perjalananmu dengan menggunakan perahu boat yang hanya berkapasitas 4 orang. Waktu tempuhnya sekitar 15 menit perjalanan. Dan setelah itu, sampai deh ke lokasi.

15. Goa Sarang

Kalau anda ingin liburan dengan menikmati pulau seperti pulau privat maka anda bisa menuju sekitar goa Sarang yang lokasinya masih ada di pulau Kaluang.


Dari gambar di sebelah kita bisa melihat bagaimana keseruan bisa berenang dan mandi sepuasnya di sekitar goa Sarang yang airnya woow jernihnya.

Untuk mencapai goa ini memang butuh sedikit perjuangan, ditambah lagi belum ada papan petunjuk arahnya. Maka dari itu sebaiknya anda tanya-tanya kepada warga setempat agar tidak nyasar.

Anda harus melewati jalur trekking dengan kondisi jalan yang berbatu. Selain itu, kamu pun harus melewati tebing-tebing curam dan bebatuan karang. Perjuangan menuju ke lokasi Goa Sarang akan lunas terbayar begitu kita melihat keindahan yang memukau dari Goa ini dan air lautnya yang sebening kaca hijau toska. 

16. Ujong Seukee

Tempat wisata di Aceh yang lagi hits selanjutnya adalah sebuah bukit karang yang terletak di bagian barat pantai Momong. Ujong Seukee terletak di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Banda Aceh.


Kawasan obyek wisata ini juga dikenal masyarakat sekitar sebagai tempat memancing yang paling kece. Maka dari itu, jika kamu tak ingin ketinggalan momen seru ini, kamu pun wajib membawa peralatan pancing dari rumah.

Selain bisa menikmati salah satu spot terbaik untuk memancing, disini anda juga bisa menikmati panorama Pantai Momong dari ketinggian. Ditambah lagi pesona sunset yang memukau dari lokasi ini. Ombak lautnya pun cukup tenang.

Warna airnya juga agak biru kehijau-hijauan. Dan yang paling penting, di sini banyak ikannya. Tempat ini menjadi destinasi wisata rekomended untuk anda yang ingin mendapatkan suasana yang menenangkan.

17. Pulo Aceh

Di Kecamatan Pulo Acah anda bisa menemukan banyak sekali objek wisata yang memukau berupa pantai-pantai nan eksotis.  Diantara pantai-pantai tersebut seperti Pantai Nipah, Pantai Deumit, Pantai Deudap, Pantai Alue Reuyeng, Pantai Pasi Raya, Pantai Meulingge, Pantai Balu, Pantai Alue Raya, Pantai Pasi Lambaro, Pantai Pasi Raya, Pantai Mata-ie, Pantai Krisek, Pantai Lapeng dan beberap teluk yang tidak kalah indahnya.


Kecamatan pulo Aceh sendiri berada di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Banda Aceh. D Memang, Aceh cukup dikenal dengan wisata baharinya, maka tak heran kalau banyak wisatawan yang berkunjung ke sini untuk menghabiskan waktu berliburnya.

Di pantai-pantai ini anda bisa ber-snorkeling dan menikmati indahnya panorama bawah laut yang memukau. Terumbu karangnya masih terjaga. Biota lautnya pun cukup lengkap. 

Liburan anda pasti akan semakin menyenangkan dan tidak terlupakan.

18. Air Terjun Pria Laot

Tempat wisata di Aceh selanjutnya adalah air terjun pria laot yang terletak di Desa Pria Laot, Sabang, Provinsi Banda Aceh. Kalau kamu berangkat dari pusat kota Sabang, maka kamu harus menempuh jarak sekitar 12 km untuk sampai ke lokasi.


Air terjun yang indah dan memukau ini memiliki keistimewaan berupa bentuknya yang bertingkat. Selain itu, di sini juga terdapat sebuah kolam alami yang posisinya berada tepat di bawah air terjun tersebut.

Di kolam ini anda bisa berenang dan mandi-mandi sepuasnya seperti kolam renang pribadi di alam, sangat menyenangkan sekali. Untuk fasilitas pun terbilang lengkap, mulai dari tempat istirahat, tempat ibadah yang luas, dan juga warung makan yang tersedia di sekitar lokasi.

19. Air Terjun Tansaran Bidin



Selanjutnya, anda juga bisa mengunjungi air terjun transaran Bidin yang tingginya mencapai 50 meter ini. Air terjun Transaran bidin ini lokasinya ada di Desa Tansaran Bidin, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Banda Aceh.

Untuk mencapai air terjun ini butuh sedikit perjuangan, dimana akses jalan menuju air terjun Tansaran Bidin memang belum begitu bagus. Kamu harus menempuh perjalanan dengan melewati jalan setapak selama kurang lebih 1,5 jam.

Perjalanan yang melelahkan akan terbayar lunas saat kita sampai di tempat ini. Buat anda yang hobi trekking, air terjun ini wajib anda masukan dalam daftar tempat wisata di Aceh yang akan anda kunjungi.

20. Air Terjun Tahura Saree

Tempat wisata di Aceh selanjutnya masih berupa air terjun yang terdapat di kawasan Lembah Seulawah Aceh Besar. Air terjun Tahura Saree memiliki keunikan berundak-undak.


Air terjun yang indah ini lokasinya yang agak masuk ke dalam dan butuh perjuangan ekstra untuk bisa mencapai air terjun ini.

Padahal air terjun Tahura Saree memiliki keindahan yang sangat mempesona. Kita harus melewati berbagai rintangan karena air terjun ini letaknya cukup jauh dari tempat parkir kendaraan. Bahkan, kamu harus masuk ke dalam hutan yang cukup lebat.

Meskipun begitu, obyek wisata ini tetap menjadi primadona dan selalu ramai didatangi pengunjung. Nah, kalau kamu pengin ke sini, maka kamu harus menyiapkan uang sebesar Rp. 10.000,00 sebagai biaya retribusi untuk memasuki obyek wisata ini. Setelah membayar biaya retribusi, kamu akan dibimbing oleh Polisi Hutan untuk mengantarmu sampai ke lokasi.


Bagaimana? Kira-kira mana saja tempat wisata di Aceh di atas yang akan anda kunjungi? Atau kalau anda memiliki waktu liburan yang cukup anda bisa mengunjungi seluruhnya. Wah, pasti menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan seumur hidup.

Itulah beberapa tempat wisata di Aceh yang kami rekomendasikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Jangan lewatkan juga

0 Response to "20 Objek Wisata di Aceh yang Wajib Kamu Kunjungi Sangat Mempesona!"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan baik dan sopan, link spam akan langsung dihapus

Iklan

Iklan

Iklan

Iklan